Jumat, 10 Juni 2016

Menentukan 10 Kesalahan dalam Naskah



Bismillahhirohmanirahim....
Subhanallah Sahabat, ternyata untuk membuat kebiasaan yang lebih baik dari sebelumnya, itu (1. Tidak perlu menggunakan tanda baca koma) luar biasa rintangannya... atau (2. Setelah tanda baca titik diawali dengan hruf Kapital) mungkin bahasa pasaran kita cobaan nya.hhhmmmmm ( 3. Tidak perlu menggunakan penambahan nya. 4. Setelah tanda baca titik menggunakan huruf kapial)..... itu (5. Setelah tanda baca titik menggunakan huruf kapial) kesan hari ini untuk KMO,, subhanallah SEMAKIN SEMANGAT (6. Munggunakan tanda kutip sebagai penegasan) dengan banyaknya rintangan-rintangan ini. Dari mulai kelas pertama ama bang tendi ni, mau nyelesaikan tugasnya (7. Menggunakan penambahan koma)langsung kuota habis. Besoknya,,,, sakit telingan (8. Salah penulisan yang harusnya telinga. 9. Menggunakan penambahan koma)akhirnya pergi ke klinik, eh nyata nya belum sembuh juga. Besoknya lagi pergi ke RS Grend (10. Grand) Medistra ke spesialis THT,,,, ya Allah..Pulangnya (11. Kurang spasi) kehilangan HP. Sempet DWON....Banget. Tapi karena temen-temen semua jadi bisa bangkit lagi... Terimakasih Sobat-sobatku.(12. Menggunakan huruf tidak kapital) Ingat banget apa yang dibilang satu akhwat tangguh, dia bilang "Allah cinta kamu.....Allah (13. Kurang spasi)  ingin menilai bagaimana keikhlasan hati dan cintamu pada Nya". Kurang lebih gitu katanya. Akhirnya kata-kata itu juga membuat saya bersemangat lagi untuk ikut kelas KMO apa lagi kalo ingat apa kata bang Tendi Murti bahwa " SAYA MENULIS KARENA SEBUAH ALASAN YANG AGUNG". Semangat KMO.@
Rahmad Al-AbrarTendi MurtiRina Maruti Widiasari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar